Kasudinhub Jakarta Barat Imbau Pengemudi Jak Lingko 50 Tidak Ugal-ugalan

JURNALHITZ – Kasudinhub Jakarta Barat, Erwansyah mengimbau kepada para pengemudi Jak Lingko agar mentaati aturan berlalu lintas. Hal ini ia katakan menanggapi adanya pemberitaan terkait sopir Jak Lingko 50 rute Kalideres-Puri Kembangan yang kedapatan ugal-ugalan pada Senin pagi 29 Maret 2021.

“Integrasi layanan transportasi publik, Jak Lingko harus di rasakan manfaatnya oleh warga DKI Jakarta. Karena ini merupakan layanan dari Pemprov DKI Jakarta,” ucap Kasudinhub Jakarta Barat Erwansyah, saat dikonfirmasi JURNALHITZ, Kamis (1/4).

Lanjutnya, Jak Lingko melalui Dinas Perhubungan diharapkan dapat melayani kebutuhan transportasi publik secara terintegrasi dan menjangkau wilayah sampai ke gang-gang.

Kehadiran layanan integrasi ini selain bisa menghemat waktu dan ongkos untuk aktivitas warga juga harus memberikan pelayanan terbaik, kenyamanan, keamanan dan keselamatan penumpang sebagai kewajiban pokok pengemudi Jak Lingko dan tidak ugal-ugalan,” harap dia.

“Untuk itu dengan sistem transportasi terintegrasi baik rute, prasarana, maupun pembayarannya. Integrasi ini tidak hanya melibatkan antar bus besar, medium, kecil, dan Transjakarta, tetapi juga transportasi berbasis rel yang dimiliki Pemerintah DKI Jakarta, seperti MRT dan LRT,” tambah Kasudinhub Jakarta Barat.

Terpisah, Kasie Angkutan Jalan Sudinhub Jakarta Barat, Umbul Gunawan yang terjun langsung ke Terminal Kalideres untuk menindak laporan tersebut mengatakan, pihaknya telah memberikan sosialisasi dan pengarahan kepada seluruh pengemudi Jak Lingko 50 Rute Kalideres-Puri Kembangan di Terminal Kalideres guna menindak lanjuti keluhan warga terkait salah satu pengemudi Jak-Lingko 50 yang ugal-ugalan di wilayah Semanan.

Umbul menambahkan warga kedepannya dapat mencatat Nomor Polisi Jak Lingko yang ugal-ugalan ataupun yang tidak melayani secara maksimal.

“Warga juga dapat melaporkannya ke pos-pos Jak Lingko terdekat agar langsung  kami berikan tindakan tegas kepada pengemudinya, sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Jak Lingko, sambung Umbul merupakan salah satu dari puluhan daftar Kegiatan Strategis Daerah (KSD) yang disusun sebagai pelaksanaan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dalam memenuhi kebutuhan dasar, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Ngeri !! Difitnah Soal Retribusi Derek, Kasudinhub Jakbar Siap Laporkan Media ke Dewan Pers

“Untuk itu dengan sistem transportasi terintegrasi baik rute, prasarana, maupun pembayarannya. Integrasi ini tidak hanya melibatkan antar bus besar, medium, kecil, dan Transjakarta, tetapi juga transportasi berbasis rel yang dimiliki Pemerintah DKI Jakarta, seperti MRT dan LRT,” tutup Umbul.

Sebelumnya diberitakan disalahsatu media online WARTALIKA.id, jika terdapat pengemudi Jak Lingko yang ugal-ugalan di wilayah semanan. Hal itu menyebabkan rasa ketakutan dan khawatir bagi para penumpang.

Jak Lingko 50 rute Kalideres-Puri Kembangan kedapatan ugal-ugalan pada Senin pagi 29 Maret 2021 atas pernyataan salah satu penumpang yang kecewa terhadap prilaku berkendara pengemudi Jak Lingko tersebut. (Bam)

SBN

Tentang Penulis /

Setiap berita yang dimuat di media online JURNALHITZ DOT ID selalu dilekati link eksternal di bagian akhir artikel sebagai sumber berita. Apabila ada keberatan, atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa, kami melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI

Ketik dan tekan enter untuk mencari

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi