Penembakan di RM Cafe Cengkareng Sebanyak 51 Adegan Diperagakan

//oackoubs.com/4/4243077

JURNALHITZ – Pasca penembakan sadis yang dilakukan seorang oknum polisi bernama Cornelius Siahaan anggota Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat di Cengkareng, Jakarta Barat belum lama ini.

Kepolisian menggelar proses rekonstruksi kasus penembakan tersebut di RM Cafe, Senin (29/3/2021).

Sebanyak 51 adegan diperagakan dalam rekonstruksi yang digelar di RM Cafe yang menjadi lokasi penembakan hingga mengakibatkan tiga korban tewas dalam insiden pada Kamis 25 Februari 2021 lalu.

Dalam rekonstruksi ini, Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) bersama Komando Daerah Militer (Kodam) Jayakarta mengerahkan anggotanya untuk mengamankan jalannya rekonstruksi.

Dari pantauan dilokasi, turut hadir Kolonel Cpm Yogas (Danpomdam Jaya), Kolonel Cpm Rori Ahmad Sembiring (Danpom Kostrad), Kolonel Inf Hendriyadi (Waasintel Kaskostrad), Kolonel Inf Wahyu Dili (Dandenma Kostrad), Kolonel Inf. Dadang Ismail Marzuki (Dandim 0503/JB), Kombes Pol Ady Wibowo (Kapolres Metro Jakarta Barat), Kombes Reynaldy EP (Wadir Reskimum Polda Metro Jaya), Kombes Jery Ramon Siagian (Kasubdit 4 Ditreskrimum), AKBP Adi W (Kanit Subditresmum Polda Metro Jaya), AKBP Teuku Arsya Khadafi (Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat), Kompol Egman (Kapolsek Cengkareng), Kompol Slamet (Kapolsek Kalideres), Kapten Cpl Edy Moerdoko (Danramil Cengkareng), dan Ahmad Faqih (Camat Cengkareng).

Sebelumnya, insiden aksi penembakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Polsek Kalideres itu berakibat 3 korban meninggal dunia dan 1 orang luka di RM Cafe RT 12/04 Kelurahan Cengkareng Barat Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Adapun ketiga korban meninggal, yakni Sinurat, anggota TNI AD (keamanan RM Cafe), Feri Saut Simanjuntak (Waiters), dan Manik (Kasir RM Cafe). Sedangkan yang mengalami luka Manager RM Café, Hutapea.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa berawal saat pelaku datang sekira pukul 02.00 WIB bersama temannya yang bernama Pegi dan langsung memesan minuman.

Kemudian karena cafe hendak tutup dan pelanggan lain sudah membubarkan diri, pelayan menagih kepada pelaku untuk membayar minuman sebesar Rp 3.335.000 akan tetapi pelaku menolak untuk membayarnya.

Karena pelaku tidak mau membayar, korban Sinurat selaku keamanan menegur pelaku dan terjadi cekcok mulut. Tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dan ditembakkan kepada ketiga korban secara bergantian.

Kemudian pelaku keluar cafe sambil menenteng senjata api di tangan kanannya dan dijemput temannya dengan menggunakan mobil. (Bam)

SBN

Tentang Penulis /

Setiap berita yang dimuat di media online JURNALHITZ DOT ID selalu dilekati link eksternal di bagian akhir artikel sebagai sumber berita. Apabila ada keberatan, atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa, kami melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI

Ketik dan tekan enter untuk mencari

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi