Dihujam Timah Panas Petugas, Ini Kisah Pecatan TNI Culik Anak Minta Tebusan Rp 100 Juta

JURNALHITZ – Kisah penculikan anak DI (4) yang viral di media sosial akhirnya mendapatkan titik terang pelaku Suhartono (38) serta Sutrisni (32) akhirnya tertangkap, salah satu pelaku merupakan mantan pecatan  TNI.

Menurut pengakuan kedua tersangka keduanya melakukan penculikan Dikarenakan faktor tuntutan ekonomi yang menghimpit, diketahui pelaku dulu pernah bertugas Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Kompol Edi Rahmat.

Dari hasil penculikan tersebut “Rencananya kedua pelaku ini ingin meminta uang tebusan Rp 100 juta, satu pelaku pecatan TNI,” Ujar Edi dikutip dari Kompas.com, Minggu (21/2/2021).

Edi menerangkan, terungkapnya kasus ini setelah seorang warga bernama Yanca, diminta pelaku Sutriono untuk mengembalikan korban kepada orangtuanya.

Hal itu dilakukan karena pelaku takut ditangkap polisi lantaran aksinya viral di media sosial.

“Karena panik informasi korban ini diculik viral di media sosial dan berita, pelaku mengurungkan niatnya itu,” ujarnya.

Kemudian, sambung Edi, Yanca menghubungi polisi, polisi yang mendapat laporan itu langsung menjemput korban di kawasan Kilometer (KM) 11 tepatnya di Jalan Taman Murni Kelurahan Alang-alang Lebar, Palembang pada Jumat (19/2/2021) malam.

Setelah itu, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku Sutriono tak jauh dari korban ditemukan.

Selanjutnya sari hasil pengembangan, diketahui otak pelaku penculikan DI yakni Suhartono.

Polisi yang mengetahui langsung melakukan pengejaran terhadap Suhartono dan berhasil menangkapnya.

“Pelaku Suhartono kami tangkap di kediaman mertuanya di kawasan Sekip, tersangka dilumpuhkan karena mencoba melarikan diri,” ujarnya.

Selain menangkap dua pelaku, turut juga diamankan barang bukti sepeda motor Honda Scoopy serta pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal pasal 76 huruf F Juncto pasal 83 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukumannya maksimal penjara selama 15 tahun,” tegasnya.

Viral Usai Culik Anak

Sebelumnya, seorang anak laki-laki berusia 4 tahun bernama Dzaky Ichsandra diculik orang tak dikenal di depan rumahnya, Jumat (19/02/2021) sekitar pukul 12.57 WIB.

Penculikkan itu terjadi di Jalan S Parman, Lorong Citra Damai I, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Saat kejadian sang anak sedang bermain di depan rumah dengan kakaknya yang berusia delapan tahun.

Awalnya, seorang laki-laki datang untuk menanyakan alamat rumah kepada kedua anak itu. Dia diketahui menggunakan sepeda motor dan helm.

“Setelah menanyakan alamat, Dzaky langsung dinaikan ke motor, dia langsung kabur pergi,” ujar Linda Asmara, bibi korban, seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (20/02/2021).

Sang kakak langsung mengadu kepada ibunya setelah adiknya dibawa lari orang tak dikenal.

Keluarga korban lantas berusaha mengejar, tetapi mereka kehilangan jejak karena pelaku kabur duluan.

Ayah Dzaky diketahui sedang berada di luar kota ketika kejadian. Sang ibu lantas menghubungi Linda untuk segera lapor ke polisi.

“Karena adik saya ini baru lahiran sementara suaminya berada di luar kota. Sehingga diputuskan saya untuk membuat laporan ke polisi,” ujarnya.

Aksi penculikan tersebut terekam kamera CCTV. Dalam video rekaman diketahui penculik menggunakan motor Honda Scoopy dengan helm berwarna hitam.

Sumber: Kompas

Tentang Penulis /

Asisten Editor di Meja Editorial Jurnalhitz

Ketik dan tekan enter untuk mencari

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi