Museum TNI AD Buka Saat Pandemi? Ini Syarat Masuknya

//oackoubs.com/4/4243077

JURNALHITZ – Ditengah Pandemi Covid-19 ini Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratma pastikan akan tetap buka semua golongan elemen masyarkat masih tetap bisa berkunjung dan berkreasi kesana namun ada syarat nya masyarakat yang berkunjung harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Kepala Museum Pusat TNI AD Kapten Caj (K) Yanti Murdiani menerangkan, pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan ketat, dari mengatur jumlah kunjungan hingga pembersihan museum menggunakan cairan disinfektan secara rutin.

“Saya berharap mungkin masyarakat indonesia bisa berkunjung kesini langsung, kita buka setiap hari kecuali hari senin atau libur nasional, untuk masuk ke museum TNI AD kita tidak pungut biaya untuk masuk nya “Ujar Kepala Museum Pusat TNI AD Kapten Caj (K) Yanti Murdiani Sabtu (30/1/2021) Malam.

Diketahui, museum tersebut diresmikan sejak 30 Agustus 1982. Pengoperasiannya berada di bawah Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad) dan dikelola oleh Badan Pelaksana Museum dan Monumen Pusat yang saat ini berada di bawah kepemimpinan Kolonel Inf Andi Muhammad Suryadarman.

Pada 1904 gedung ini dibangun saat masa pemerintahan Hindia Belanda kemudian sekitar 1945 sampai dengan 1948 Museum Dharma Wiratama dijadikan Markas Besar Tertinggi Tentara Keamanan Rakyat di bawah kepemimpinan Jenderal Soedirman.

Pada 2018 museum mengubah tata pamer koleksi kemudian dilengkapi dengan dukungan teknologi terkini dan pencahayaan menarik, tampilan instalasi weapon box merupakan salah satu master piece yang dimiliki Museum TNi AD Dharma Wiratama saat ini.

“Koleksi yang dimiliki secara keseluruhan itu 4302 unit yang terdiri dari dua jenis, yaitu koleksi senjata dan non senjata, untuk senjatanya sendiri jumlahnya 1120 unit dan 3182 unit non senjata. Untuk weapon box itu kurang lebih terdapat 800 unit dari berbagai jenis senjata,” kata dia.

Tidak hanya mendapatkan dukungan internal dari TNI Angkatan Darat, menurut dia, dukungan juga didapat dari Dinas kebudayaan Provinsi DI Yogyakarta (DIY).

DI Yogyakarta juga memberikan bantuan berupa perlengkapan dan peralatan sehingga tenaga edukator Human Power yang membantu untuk pemanduan museum Pusat Dharma Wiratma Tercukupi serta termanage dengan baik.

Sumber : Jpnn.com

SBN

Tentang Penulis /

Setiap berita yang dimuat di media online JURNALHITZ DOT ID selalu dilekati link eksternal di bagian akhir artikel sebagai sumber berita. Apabila ada keberatan, atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa, kami melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI

Ketik dan tekan enter untuk mencari

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi