Polisi Ungkap Penyebab Sertu AK Dikeroyok Anggota Geng Motor

JURNALHITZ – Anggota TNI Sertu AK dianiaya oleh sejumlah remaja di bawah umur dengan menggunakan parang serta busur panah, polisi mengungkap para pelaku tidak terima di tegur oleh Sertu AK karena melakukan aksi balap liar.

“Para pelaku lagi balap liar, sehingga korban menegur. Jadi korban dianiaya karena pelaku kesal ditegur korban,” ujar Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto saat dimintai konfirmasi, Rabu (27/1/2021).

Suprianto mengatakan korban menegur para pelaku karena aksi balap liar yang terbilang meresahkan warga sekitar. Namun, bukannya menurut, para pelaku balik menyerang korban.

“Korban cuma lewat saat menegur pelaku balap liar. Pelaku juga ditegur sama korban karena terbilang sudah meresahkan,” ujar Suprianto.

Kini jajaran Polres Bulukumba telah menangkap lima pelaku pengeroyokan, sementara tujuh pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Ironisnya, para pelaku kebanyakan masih di bawah umur.

“Kemarin kan ada empat pelaku diamankan, terus nambah lagi satu, jadi sudah lima,” ujar Suprianto.
Pelaku yang diamankan berinisial JN (16), RT (17), MA (15), dan MS (15). Kemudian seorang pelaku lainnya berinisial MH (18).

Insiden pengeroyokan terjadi di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Minggu (24/1), pukul 01.00 Wita. Akibatnya, Sertu AK terkena sabetan parang di dekat telinga dan busur di pinggangnya sehingga harus menjalani operasi.

“Habis operasi. Kan ada busur di pinggangnya dia itu, nancap,” kata Dandim 1411 Bulukumba Letkol Joko saat dimintai konfirmasi terpisah.

Namun dia mengaku belum bisa berkomentar soal identitas pelaku yang sedang diburu. Dia menyerahkan prosesnya ke pihak kepolisian.

Sumber : Detikcom

SBN

Tentang Penulis /

Asisten Editor di Meja Editorial Jurnalhitz. Apabila ada keberatan, atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa, kami melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI

Ketik dan tekan enter untuk mencari

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi