Duh, PALYJA Operator Air Nomor Wahid di Jakarta Suplai Kualitas Air Terburuk ke Warga Semanan

Air produksi PALYJA yang berbusa dan berbau tak sedap (Foto : istimewa)

JURNALHITZ  – PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) sebagai operator penyedia dan pelayanan air bersih nomor satu andalan warga Jakarta harus terus melakukan pembenahan diri. Pasalnya hingga kini masih ada saja yang mengeluhkan terkait pelayanan operator air bersih nomor wahid di Jakarta tersebut.

Salahsatu pelanggan yang kerap mengeluhkan pelayanan dan pasokan air Palyja adalah warga warga Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

Seperti diutarakan Nur (29) warga Semanan RW 03, menurutnya, warga sekelilingnya merasakan hal sama seperti apa yang ia alami dengan kejadian yang sangat merugikan.

“Kejadian ini sudah sebulan lamanya, padahal katanya sudah ada perbaikan dari Tim Kebocoran tetapi kualitas air masih saja buruk. Bahkan air yang kami terima masih saja terlihat keruh terkadang berubah warna menjadi biru, kadang juga hitam seperti air got dan baunya menyengat,” terang Nur.

Nur juga menjelaskan, akibat kualitas air dari PALYJA begitu buruk dan tak bisa dipakai ia bersama warga lainnya terpaksa harus membeli lewat tukang air keliling untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga dengan biaya yang cukup merogoh kocek keluarganya.

Baca Juga :

“Sedangkan untuk kebutuhan air pagi dan sore harus membeli dengan menggunakan selang kepada tetangga yang memiliki pompa air tanah,” kata Nur.

“Kami ini sudah sangat terbebani karena harus mengeluarkan kocek tambahan lagi buat air apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini. Kami berharap dengan kejadian ini pihak PALYJA responnya jangan lambat, segera cepat diperbaiki jaringan-jaringan mana yang bocor. Sehingga pasokan air PALYJA kembali bersih dan aman bisa dikonsumsi lagi,” pinta Nur.

Pantauan Jurnalhitz, air yang diterima warga RW 03 memiliki warna kehitaman dan kebiruan. Tak hanya itu, bau yang tak sedap juga menyengat dari air tersebut. Sehingga air tak selayaknya digunakan.

Selain itu, pasokan air yang diterima warga Kopti RW 11 juga nampak terlihat keruh dan bau, terkadang berbusa.

Terpisah seraya membenarkan apa yang di alami Nur warga Semanan RW 03. Zaenny Ketua RW 11 Semanan menjelaskan, benar bahwa ada warga yang mengeluhkan buruknya kualitas pasokan air PALYJA. Airnya mirip kubangan kerbau berwarna hitam dan berbau tak sedap terkadang berbusa.

Ia menegaskan, sudah lama aliran air PALYJA diwilayahnya terkadang keluar dan kadang tidak. Itupun tidak semua pelanggan mendapatkan air walau sudah di pompa oleh PALYJA pada hari Selasa dan Sabtu.

Kalaupun air nya keluar itu terkadang bau seperti air got dan berwarna seperti susu serta berbusa tidak layak digunakan pokoknya. Warga juga takut-takut make airnya buat mandi takut kena bakteri,” bebernya.

Seperti diketahui, sebelumnya pihak PALYJA juga sudah melakukan upaya perbaikan kebocoran pipa suplai air bersih ke pelanggan yang mengalami gangguan soal asal air berwarna dan berbau yang dikeluhkan warga RT 10 RW 03 Semanan.

Kendati demikian, upaya perbaikan kebocoran tersebut hingga kini masih saja ada sejumlah pelanggan atau warga mengeluhkan kualitas air yang sangat buruk dan bau menyengat.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Manajer PAM JAYA, Marisa menyampaikan singkat, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu ke PALYJA.

“Saya mesti cek ke PALYJA dulu pak,” katanya singkat via WhatsApp. (Bambang)

SBN

Tentang Penulis /

Setiap berita yang dimuat di media online JURNALHITZ DOT ID selalu dilekati link eksternal di bagian akhir artikel sebagai sumber berita. Apabila ada keberatan, atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa, kami melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI

Ketik dan tekan enter untuk mencari

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi